ANDROID

Android adalah software untuk perangkat mobile yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi kunci. Pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Serangkaian aplikasi inti Android antara lain klien email, program SMS, kalender, peta, browser, kontak, dan lain-lain.

Dengan menyediakan sebuah platform pengembangan yang terbuka, pengembang Android menawarkan kemampuan untuk membangun aplikasi yang sangat kaya dan inovatif. Pengembang bebas untuk mengambil keuntungan dari perangkat keras, akses informasi lokasi, menjalankan background services, mengatur alarm, tambahkan pemberitahuan ke status bar, dan banyak lagi.

Android bergantung pada versi Linux 2.6 untuk layanan sistem inti seperti keamanan, manajemen memori, manajemen proses, network stack, dan model driver. Kernel juga bertindak sebagai lapisan abstraksi antara hardware dan seluruh software stack.

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

a.        Sejarah

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Pada bulan Juli 2000, Google mulai bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, nama-nama pendiri yang bekerja di google antara lain: Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler saja. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bekerja untuk menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler.

Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar muncul yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan sudah tersedia di pasaran pada tanggal 5 Januari 2010).

Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug (celah atau kelemahan) dan penambahan fitur-fitur baru.

Telepon seluler atau HP pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

  • Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

  • Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

  • Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps – aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.

  • Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.

Kelebihan Android versi 2.2 (Froyo) diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Terbukti dari hasil ujinya, performa Android 2.2 Froyo lebih cepat dari iOS 4 termasuk saat menjalankan aplikasi bawaan ponsel.
  2. Berkat dukungan Flash, Android 2.2 Froyo sanggup menampilkan video dan game, langsung dari browser ponsel.
  3. Android 2.2 Froyo dibekali dukungan Microsoft Exchange yang mengungguli Apple dengan dukungan Google-nya. Terbukti, Android 2.2 Froyo dilengkapi dengan calendar synchronization, remote wipe, auto-discovery dan beberapa fitur Exchange lainnya.
  4. Dengan OS Android 2.2 Froyo, memungkinkan ponsel memiliki koneksi Internet super cepat secara nirkabel hingga 10 perangkat.
  5. Android 2.2 Froyo memudahkan pengguna menginstal aplikasi langsung, semacam fitur Android Market, ke penyimpanan kartu SD, sehingga bisa langsung diakses meski dipindahkan ke ponsel lain.
  6. Engadget pernah menguji kelayakan browser Android 2.2 Froyo, dan memang dari segi kecepatan dan performanya sangat unggul dibanding browser bawaan Nexus One VS Safari dengan iOS 4-nya.
  7. Android 2.2 Froyo mendapat dukungan dari produsen ponsel raksasa, semacam HTC, Motorola, Samsung, dan Sony Ericsson.
  8. OS ini dipercaya sebagai solusi bisnis perusahaan yang baik, setidaknya Google mengakui itu. Meski belum terbukti kehebatannya, namun Android 2.2 Froyo telah mengungguli iPhone 4 lewat fitur push for corporate customers.
  9. Dalam segi desain, Adnroid 2.2 Froyo selalu melakukan peningkatan tampilan dari generasi-generasi sebelumnya. Meski tidak drastis tetapi setidaknya memiliki kemajuan dan semakin mendekati tampilan iOS 4.
  10. OS Android 2.2 Froyo dinanti banyak produsen ponsel. Karena dengan basis platform yang unggul, telah menyingkirkan keraguan para vendor untuk memakainya, salah satunya Dell.
  • Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

Android 2.3 merupakan versi sistem operasi Android yang baru saja diumumkan resmi oleh Google dengan kode nama Gingerbread yang diluncurkan berbarengan dengan Google Nexus S si smartphone Android yang keren dengan layar 4 inci SUPER AMOLED. Nah tentu kita-kita ingin tahu yak apa saja yang baru dari versi Android 2.3 ini.

1.        Peningkatan & Perbaikan User Interface

User interface ditingkatkan supaya lebih mudah digunakan, lebih cepat dan lebih hemat energi. Perubahan pada menu dan setting untuk membuat pengguna lebih mudah menavigasi dan mengontrol fitur sistem dan perangkat.

2.        Input Teks lebih cepat dan Intuitif

Soft keyboard didesain ulang dan dioptimasi untuk input teks lebih cepat dan edit lebih mudah

3.        Seleksi kata dan teks dengan satu sentuhan serta copy/paste

Kita lebih mudah menseleksi kata dan teks dengan sentuhan dan tahan saja tanpa perlu trackball

4.        Manajemen energi/power lebih baik

Android 2.3 menawarkan aplikasi untuk menampilkan informasi aplikasi dengan konsumsi energinya

5.        Kontrol aplikasi lebih baik dengan aplikasi Manage Applications yang bisa diakses dari menu Options

Ada tab Running juga pada bagian Manage Applications yang digunakan untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan

6.        Fitur Komunikasi dan Organizing lebih baik

Android 2.3 mendukung telpon via internet dengan SIP/VoIP, ada juga near-field communication (NFC reader) untuk membaca dan berinteraksi dengan tag NFC, aplikasi downloads untuk memanajemen yang kita download, selain itu ada juga fitur untuk memilih front-rear camera.

  • Android versi 3.0 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

Google membuat OS khusus untuk tablet dengan Android versi 3.0 yang diberi nama Honeycomb. Kali ini akan dibeberkan 10 kelebihan Android perdana untuk komputer tablet ini. Berikut rinciannya:

  1. Efek grafik 3D yang bisa bekerja dengan mulus meskipun untuk aplikasi dengan kebutuhan grafis yang tinggi. Efek 3D tersebut juga tersedia untuk aplikasi,wallpaper dan grafik lainnya.
  2. Antarmuka pengguna yang dirancang khusus untuk tablet dengan pertimbangan layar yang lebih besar daripada ponsel Android biasanya yang hanya 4 inci. Layar Honeycomb juga menggunakan papan menu yang selalu tampak di bagian bawah layar. Papan ini berisi notifikasi, status sistem dan navigasi, jam, mode redup dan lain-lain. Tampilan papan aksi di bagian atas akan tergantung pada aplikasinya.
  3. Multitasking yang lebih mudah dengan adanya peluncur recent appsTool ini terdapat di sistem bar sehingga memudahkan untuk berpindah antar aplikasi tanpa perlu masuk ke menu.
  4. Keyboard virtual yang bersahabat dan mudah digunakan. Layarnya lebih alami dan lebih besar dengan meniru tampilan keyboard notebook/ laptop bukan ponsel.
  5. Copy dan paste lebih baik dengan tambahan pilihan menu untuk operasi manipulasi teks. Papan menu bagian atas akan menyediakan berbagai pilihan seperti cutcopycopy ke clipboardsharepaste, pencarian ke jaringan hingga lokal.
  6. Sambungan Wi-Fi dan Bluetooth untuk tetheringmengalami peningkatan. Dengan Honeycomb, pemidaian Wi-Fi lebih meningkat dan mempercepat sambungan sedangkan dengan Bluetooth, pengguna bisa tethering dan berbagi sambungannya dengan perangkat lain bahkan yang tidak memiliki antarmuka pengguna.
  7. Pengguna bisa menjelajah web secara pribadi termasuk mode incognito untuk melakukan pencarian secara diam-diam. Browser-nya pun diubah dari multiwindow menjadi tabulasi dengan halaman terbuka ditampilkan pada papan yang berada di bagian atas layar.
  8. Aplikasi yang sudah ada tetap bekerja baik meski aplikasi yang tersedia di Android Market saat ini dirancang untuk ponsel pintar yang layarnya berukuran lebih kecil. Tombol fungsi menu yang ada di ponsel Android digantikan menjadi menu Action Bar.
  9. Pengelompokkan surel lebih mudah dengan tampilan dua bagian layar, seakan meniru tampilan iPad. Didukung dengan fitur sinkronisasi surel menjadikan pengoranisasian lebih mudah.
  10. Widget lebih interaktif dengan fungsi lebih beragam dan tidak hanya pasif menunggu informasi dari pengguna. Gerakan tangan dan jari bisa digunakan untuk menggulung layar secara 3D menyusun content.

b.        Fitur

Fitur yang tersedia di Android adalah:

–    Kerangka aplikasi: itu memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.

–    Dalvik mesin virtual: mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.

–    Grafik: grafik di 2D dan grafis 3D berdasarkan pustaka OpenGL.

–    SQLite: untuk penyimpanan data.

–    Mendukung media: audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)

–    GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)

–    Kamera, Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)

c.         Kelebihan dan Kekurangan OS Android

Sistem Operasi Google Android di Ponsel memang masih tergolong baru, namun demikian Sistem Operasi Android telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Diciptakan sebagai tandingan iOS, Android menunjukan grafik perkembangan yang signifikan, ini tentu tidak terlepas dari dukungan-dukungan pabrikan ponsel besar yang ikut menghadirkan ponsel-ponsel bersistem operasi Android.

Jika Anda berencana membeli sebuah ponsel Android dan ingin tahu apa kelebihan dan kekurangannya, berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari ponsel dengan sistem operasi Android.

Kelebihan

  1. Multitasking – Yups, ponsel Android bisa menjalankan berbagai aplikasi, itu artinya Anda bisa browsing, Facebookan sambil dengerin lagu.
  2. Kemudahan dalam Notifikasi – Setiap ada SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader, akan selalu ada notifikasi di Home Screen Ponsel Android, tak ketinggalan Lampu LED Indikator yang berkedip-kedip, sehingga Anda tidak akan terlewatkan satu SMS, Email ataupun Misscall sekalipun.
  3. Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android lewat Google Android App Market – Kalau Anda seneng install aplikasi ataupun games, lewat Google Android App Market Anda bisa mendownload berbagai aplikasi dengan gratis. Ada banyak ribuan aplikasi dan games yang siap untuk Anda download di ponsel Android.
  4. Pilihan Ponsel yang beranekaragam – Bicara ponsel Android, akan terasa ‘beda’ dibandingkan dengan iOS, jika iOS hanya terbatas pada iPhone dari Apple, maka Android tersedia di ponsel dari berbagai produsen, mulai dari Sony Ericsson, Motorola, HTC sampai Samsung. Dan setiap pabrikan ponsel pun menghadirkan ponsel Android dengan gaya masing-masing, seperti Motorola dengan Motoblur-nya, Sony Ericsson dengan TimeScape-nya. Jadi Anda bisa leluasa memilih ponsel Android sesuai dengan ‘merk’ favorite.
  5. Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi – tak puas dengan tampilan standar Android, jangan khawatir ada banyak Costum ROM yang bisa Anda pakai di ponsel Android.
  6. Widget – benar sekali, dengan adanya Widget di homescreen, Anda bisa dengan mudah mengakses berbagai setting dengan cepat dan mudah.
  7. Google Maniak – Jika Anda pengguna setia layanan Google mulai dari Gmail sampai Google Reader, ponsel Android telah terintegrasi dengan layanan Google, sehingga Anda bisa dengan cepat mengecek email dari gMail.

Kekurangan :

Tak bisa dipungkiri disamping kelebihan tentu saja ada kekurangan dari sistem operasi Android ini.

  1. Koneksi Internet yang terus menerus, kebanyakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan alias terus menerus aktif. Penulis sendiri menggunakan Motorola Milestone, dan koneksi internet GPRS selalu aktif setiap waktu, itu artinya Anda harus siap berlangganan paket GPRS yang sesuai dengan kebutuhan.
  2. Iklan – Aplikasi di Ponsel Android memang bisa didapatkan dengan mudah dan gratis, namun konsekuensinya di setiap Aplikasi tersebut, akan selalu Iklan yang terpampang, entah itu bagian atas atau bawah aplikasi

d.        Android bagi komunitas sumber terbuka (open source)

Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Para penggemar open source kemudian membangun komunitas yang membangun dan berbagi Android berbasis firmware dengan sejumlah penyesuaian dan fitur-fitur tambahan, seperti FLAC lossless audio dan kemampuan untuk menyimpan download aplikasi pada microSD card. Mereka sering memperbaharui paket-paket firmware dan menggabungkan elemen-elemen fungsi Android yang belum resmi diluncurkan dalam suatu carrier-sanction firmware.

e.         Android Market

Di ibaratkan supermartket android market ini adalah tempat belanja online aplikasi-aplikasi android yang di bangun oleh google. Program aplikasi yang tersimpan di android market bisa di unduh/download melalui telephone selular berbasis android os atau dari browser computer yang sudah terhubung ke internet. Di android market menyediakan beberapa kategori aplikasi seperti aplikasi terbaru, top aplikasi berbayar dan top aplikasi gratis.

Referensi:

–          http://www.ubaya.ac.id/ubaya/articles_detail/7/Android–Sistem-Operasi-pada-Smartphone.html

–          http://id.wikipedia.org/wiki/Android_(sistem_operasi)

–          http://nurmanto.com/sejarah-android/

–          http://otakkacau.co.cc/2010/12/29/android-sistem-operasi-sejarah-android-fitur-android-spesifikasi-android/

–          http://techno.ghiboo.com/mau-tahu-kelebihan-android-3.0-honeycomb-2

–          http://techno.ghiboo.com/mau-tahu-kelebihan-android-3.0-honeycomb-1

–          http://www.android-indonesia.com/home/4-berita-android/13813-kelebihan-android

–          http://www.erafonesurabaya.co.cc/2011/01/kelebihan-android-23gingerbread.html

–          http://www.bloggembel.com/kelebihan-dan-kekurangan-os-android.html

    • shadow
    • Juni 8th, 2012

    nice info gan thanks🙂

  1. Aw, this was an exceptionally nice post. Taking a few minutes
    and actual effort to make a superb article… but what can I say… I put things off a lot and don’t manage to get nearly anything done.

  2. What a information of un-ambiguity and preserveness
    of valuable know-how about unexpected feelings.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: