CUACA DAN IKILM

Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu. Cuaca terbentuk dari gabungan unsur cuaca di wilayah yang relatif sempit dan pada jangka waktu yang singkat. Cuaca memiliki jangka waktu 24 jam, bila lebih dari 24 jam dikatagorikan ke dalam perkiraan cuaca. Ilmu yang mempelajari tentang cuaca disebut dengan meteorology.

Cuaca bumi di dalam troposfer, yang merupakan lapisan atmosfer yang paling bawah. Pesawat jet udara dan balon udara panas dapat ditumpangi sampai ketinggian stratosfer, yaitu setinggi 30 kilometer. Batu-batu meteor biasanya terbakar habis di dalam lapisan mesosfer, pada ketinggian yang dapat dicapai oleh pesawat ulang-alik.

Unsur-unsur cuaca terdiri atas:
1. suhu udara
2. tekanan udara
3. angin
4. kelembaban udara
5. curah hujan

Iklim adalah rata-rata dari pergantian atau keadaan cuaca dalam wilayah yang luas dan jangka waktu yang lama ( lebih kurang 30 tahun ). Ilmu yang mempelajari tentang iklim disebut dengan klimatologi.

Iklim terbentuk karena adanya:
1. rotasi dan revolusi bumi sehingga terjadi pergeseran semu harian matahari dan tahunan;
2. perbedaan lintang geografi dan lingkungan fisik. Perbedaan itu menyebabkan timbulnya penyerapan panas matahari oleh bumi, sehingga besar pengaruhnya terhadap kehidupan di bumi.

Berdasarkan letaknya lintang dan ketinggian suatu tempat, maka iklim dikelompokkan menjadi:
1. iklim matahari

2. iklim fisis

Susunan Udara

Lapisan udara tersusun oleh kelompok zat. Masing-masing zat penyusun kadarnya dapat berubah tergantung dari jenis dan intensitas aktivitas hidup manusia serta keadaan cuaca dan iklim di bumi.

Kelompok zat yang berupa gas dan jumlah rata-rata, dapat dilihat pada table berikut:

nama-gas-cuaca-dan-iklim

Kelompok zat lainnya adalah:
a. debu dari jalan dan industri. Setiap 1 m3 udara mengandung 250.000 butir debu kosmos yang berasal dari luar angkasa.
b. Uap air yang jumlahnya tergantung kepada suhu. Apabila suhu rendah uap air banyak. Jumlah uap air di daerah tropis rata-rata 3%, dan untuk daerah kutub 0%.

Troposfer

Troposfer adalah salah satu lapisan udara yang di bumi. Cuaca bumi terjadi di dalam troposfer, jadi lapisan troposfer memiliki fungsi yang khas.
Troposfer merupakan lapisan terbawah dari atmosfer. Ketebalan rata-rata 12 km. Ketinggian di khatulistiwa berkisar 16-18 km, sedangkan di kutub berkisar 8-10 km. Empat perlima dari massa udara terdapat pada lapisan troposfer. Semakin tinggi lapisan udara, suhunya akan semakin turun hingga mencapai –60oC. Setengah dari ketinggian ( diukur dari muka bum ) terdapat awan, dan di lapisan ini pulalah terdapat seluruh gejala-gejala cuaca, seperti suhu, tekanan udara, kelengasan, angin, dan lain-lain. Pada lapisan ini, setiap naik 100 meter, temperatur akan turun 0,5oC.
Dalam lapisan troposfer terdapat lapisan peralihan; yang disebut tropopause. Lapisan berada sebelum stratosfer dengan ketebalan kurang lebih 2 km.

  1. sip,tak buat belajar ulangan!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: