Arsip untuk April, 2011
Context Switch Mengganti CPU ke proses lain memerlukan penyimpanan keadaan dari proses lama dan mengambil keadaan dari proses yang baru. Hal ini dikenal dengan sebutan context switch. Context switch sebuah proses direpresentasikan dalam PCB dari suatu proses; termasuk nilai dari CPU register, status proses dan informasi managemen memori. Ketika context switch terjadi, kernel menyimpan data dari proses lama ke dalam PCB nya [ BACA LEBIH LANJUT ]
Sistem operasi harus memilih dan memproses antrian-antrian berdasarkan kategorinya, dimana proses seleksinya dilakukan oleh scheduler yang tepat Ada 3 tipe Scheduler : – Long Term Scheduler (Job Scheduler) – Short Term Scheduler (CPU Scheduler) – Medium Term Scheduler[ BACA LEBIH LANJUT ]
1. AMD K5 AMD K5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. Jadi motherboard yg mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak semua motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD. 2. AMD Duron AMD Duron merupakan keluarga prosesor versi murah [ BACA LEBIH LANJUT ]
Processor merupakan bagian sangat penting dari sebuah komputer, yang berfungsi sebagai otak dari komputer. Tanpa processor komputer hanyalah sebuah mesin yang tak bisa apa-apa. Pekembangan processor dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang begitu cepat bahka para pioner seperti Intel dan AMD selalu bersaing. Banyak sejarah-sejarah yang dialami processor-processor Intel sebelum Processor tersebut menjadi sehebat [ BACA LEBIH LANJUT ]
Tiap proses digambarkan dalam sistem operasi oleh sebuah processcon trol block (PCB) juga disebut sebuah control block. Sebuah PCB ditunjukkan dalam Gambar dibawah ini. PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik, termasuk hal-hal di bawah ini: Status proses : Status mungkin dimiliki oleh setiap proses new, ready, running, waiting, [ BACA LEBIH LANJUT ]
Get every new post delivered to your Inbox.